google-site-verification: google3036e111bfc66eba.html

Produksi Yang Menerapkan Prinsip Bioteknologi Konvensional Adalah

Produksi yang menerapkan prinsip bioteknologi konvensional adalah

Pernyataan berikut merupakan penerapan prinsip bioteknologi!

1. Pembuatan alkohol dengan pemanfaatan Saccharomyces sp
2. Pembuatan Nata de coco dengan pemanfaatan Acetobacter xylinum.
3. Pemisahan logam dari bijinya dengan pemanfaatan Thiobacillus ferrooxidans.
4. Pembuatan hormon pertumbuhan dengan pemanfaatan Escherichia.

Produksi yang menerapkan prinsip bioteknologi konvensional adalah …

Jawaban : 1,3,4

Bioteknologi konvensional adalah proses bioteknologi yang mengandalkan peran organisme hidup sebagai pengubah bentuk dan kandungan nutrisi melalui proses fermentasi.

Penerapan bioteknologi tradisional umumnya digunakan dalam pembuatan produk makanan, seperti yoghurt, keju dan mentega yang bahan utamanya adalah susu. Untuk bahan non-susu, aplikasi biotek bisa berupa pembuatan tapi, tempe, nata de coco, atau alkohol.

Pada soal pilihan untuk menerapkan prinsip-prinsip bioteknologi, angka 1, 3 dan 4 merupakan penerapan prinsip-prinsip bioteknologi tradisional, yaitu sebagai berikut:

1) Produksi alkohol menggunakan Saccharomyces sp

Ada berbagai jenis minuman beralkohol, termasuk anggur, rum, anggur, dan sake. Minuman ini merupakan minuman hasil fermentasi. Biasanya dalam industri alkohol terdapat lebih dari satu mikroorganisme yang berperan, salah satunya adalah Saccharomyces sp.

3) Nata de coco dibuat dengan menggunakan Acetobacter xylinum.

Bahan utama nata de coco adalah air kelapa. Untuk mengubah air kelapa menjadi nata de coco, air kelapa ditambahkan dengan bakteri Acetobacter xylinum. Mikroba ini mengubah gula dalam air kelapa menjadi selulosa.

4) Tempe dibuat menggunakan Rhizopus oryzae.

Jamur Rhizopus sp. Ini mengubah protein kedelai yang kompleks dan sulit dicerna menjadi protein sederhana (asam amino) yang mudah dicerna oleh manusia.

Leave a Reply

Your email address will not be published.