google-site-verification: google3036e111bfc66eba.html

Fungsi Smart Card Bagi Para Juru Medis

Fungsi Smart Card bagi para juru medis. Smart Card merupakan bentuk penerapan TIK dalam bidang kesehatan yang sangat penting.

Perangkat ini berisikan data pribadi dan nomor rekam medis pasien yang biasanya digunakan saat pasien hendak berobat di rumah sakit.

Lantas apa saja fungsinya? Simak ulasan mengenai kegunaan dari Smart Card bagi para juru medis yaitu sebagai berikut.

Fungsi Smart Card bagi para juru medis

Apa Itu Smart Card?

Sederhananya, Smart Card adalah kartu yang memiliki IC (Integrated Circuit) yang dibenamkan di dalamnya. Integrated Circuit tersebut menjadi tempat untuk menyimpan data yang berkaitan dengan pasien dan memiliki kapasitas penyimpanan tertentu.

Seperti yang telah diketahui, bahwa fungsi Smart Card bagi para juru medis yaitu untuk menyimpan rekam medis pasien berupa database.

Smart Card bersifat elektrik dengan ukuran yang kecil seperti kartu kredit dan kartu debit yang dilengkapi mikroprosesor. Semua data rekam medis pasien dapat tersimpan dalam Smart Card melalui komputer yang dilakukan oleh pihak rumah sakit. Semua orang bisa mendapatkan Smart Card ini dengan mendaftarkan ke rumah sakit terlebih dahulu.

Fungsi Smart Card Bagi Para Juru Medis

Dengan menggunakan Smart Card, akan memudahkan perawat sekaligus pasien ketika akan melakukan pengobatan. Semua data-data pasien yang tersimpan, dapat tetap bisa dibaca selama Smart Card yang digunakan tersebut tidak rusak dan hancur. Terdapat pula barcode yang dapat menjaga keamanan dan keaslian data. Beberapa fungsinya adalah sebagai berikut:

  • Menyimpan Data Valid Pasien. Data dalam Smart Card diambil secara langsung dengan pasien, sehingga data yang dihasilkan tentu sangat valid.
  • Mengetahui Data Lengkap Pasien. Dengan Smart Card, juru medis bisa memperoleh data lengkap milik pasien dengan cepat dan mudah.
  • Mempermudah Pendataan Pasien. Smart Card memudahkan perawat dalam melakukan klasifikasi dan pendataan pasien berdasarkan riwayat penyakit pasien.
  • Membantu Pertukaran Informasi. Semua data yang tersimpan dalam Smart Card sangat lengkap dan mudah ditemukan. Dengan demikian, Smart Card dapat mempermudah pertukaran informasi antar perawat.
  • Mempercepat Pengolahan Data. Ketika pasien sedang menjalani pengobatan, tentu saja pihak rumah sakit perlu mengolah data penting dari pasien. Dengan menggunakan Smart Card, juru medis dapat melakukan pengolahan data secara cepat.
  • Memudahkan Juru Medis Membuat Grafik. Biasanya, beberapa data penting pasien harus dibuat grafik, sehingga adanya Smart Card sangat membantu memudahkan pembuatan grafik tersebut.

Pembuatan Smart Card

Bagi pasien yang belum memiliki Smart Card, dapat segera mendaftarkan diri ke rumah sakit atau meminta langsung ketika sedang berobat. Biasanya, yang diisikan pertama kali pada Smart Card adalah biodata lengkap pasien, riwayat kesehatan dan pelayanan kesehatan yang pernah didapatkan. Di bawah ini informasi lebih jelas untuk pembuatan Smart Card.

  • Datang ke Rumah Sakit. Untuk membuat Smart Card, silahkan datangi dahulu rumah sakit terdekat dan mengatakan pada petugas jika hendak membuat Smart Card. Namun, sebelumnya pastikan jika rumah sakit tersebut menyediakan layanan untuk pembuatan Smart Card.
  • Melakukan Anamnesa. Setelah itu, pasien yang mengajukan pembuatan Smart Card akan melakukan anamnesa dengan perawat. Ini bertujuan agar pihak rumah sakit dapat memperoleh data yang perlu dimasukkan pada Smart Card.
  • Mengambil Smart Card. Ketika sudah selesai melakukan anamnesa, pasien dapat mengambil Smart Card setelah 3 hari pasca pendaftaran.

Jadi, bagaimana? Sudah tahu jika fungsi Smart Card bagi para juru medis yaitu untuk menyimpan semua data rekam medis pasien?. Smart Card sangat penting untuk dimiliki, karena dapat dipakai kapanpun dan dimanapun pasien membutuhkan pengobatan. Dengan demikian, perawat dapat mengakses rekam medis pasien secara lengkap dengan mudah.

Leave a Reply

Your email address will not be published.